Jember — Anggota DPRD Kabupaten Jember, Ahmad Rusdan, menyoroti kondisi ekonomi global yang semakin tidak menentu dan berpotensi memicu resesi dunia. Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada acara sosialisasi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, H. Khusnul, yang digelar di wilayah daerah pemilihannya.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Rusdan mengingatkan bahwa dinamika global, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah, memberikan dampak signifikan terhadap stabilitas ekonomi, termasuk potensi kenaikan harga pangan dan energi.
“Situasi global hari ini tidak bisa kita anggap biasa. Ancaman resesi global nyata adanya, ditambah dampak peperangan di Timur Tengah yang bisa memicu krisis pangan dan energi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa masyarakat harus mulai bersiap menghadapi kemungkinan terburuk dengan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, salah satunya melalui kemandirian pangan.
“Ketahanan pangan harus dimulai dari rumah tangga. Kita tidak bisa sepenuhnya bergantung pada pasar. Kemandirian pangan menjadi langkah strategis menghadapi gejolak global,” tambahnya.
Ahmad Rusdan juga mengajak para tamu undangan yang hadir untuk mulai memanfaatkan lahan yang ada, mengembangkan pertanian skala kecil, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya produksi pangan mandiri.
Sementara itu, kegiatan sosialisasi yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan.
Dengan adanya peringatan dini ini, diharapkan masyarakat lebih siap dan tangguh dalam menghadapi potensi krisis global yang dapat berdampak hingga ke tingkat lokal.




